BANDUNG — Dalam rangka mendukung efisiensi energi serta percepatan ekosistem kendaraan ramah lingkungan di lingkungan kampus, Direktorat Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar rapat koordinasi dan evaluasi teknis terkait peninjauan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pada Rabu, 30 September 2026.
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Direktorat Bisnis UPI ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, tim teknis, serta pihak-pihak terkait guna membahas kelayakan operasional, skema pengelolaan, serta kesiapan infrastruktur pendukung pengisian daya kendaraan listrik di area universitas.
Mendorong Inisiatif Kampus Hijau dan Berkelanjutan
Sebagai bagian dari komitmen pengelolaan aset dan unit usaha berbasis keberlanjutan lingkungan (sustainability), Direktorat Bisnis UPI memandang keberadaan fasilitas SPKLU sebagai sarana strategis dalam menjawab kebutuhan mobilitas bersih civitas akademika maupun masyarakat umum.
Peninjauan ini mencakup evaluasi tata kelola sarana, keandalan daya listrik, aspek keselamatan (safety standards), serta potensi kemitraan komersial agar keberadaan SPKLU dapat memberikan manfaat optimal dan nilai tambah bagi universitas.
Komitmen Layanan Modern dan Terpadu
Melalui rapat peninjauan ini, Direktorat Bisnis UPI terus berupaya menghadirkan pemanfaatan aset yang inovatif dan relevan dengan perkembangan teknologi masa kini. Langkah koordinatif ini menjadi wujud nyata peran UPI sebagai perguruan tinggi pelopor dan unggul yang responsif terhadap isu-isu kelestarian lingkungan serta digitalisasi fasilitas publik.
