BANDUNG — Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H, Direktorat Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengajak seluruh civitas akademika dan mitra usaha untuk menjadikan momen bersejarah ini sebagai sarana refleksi moral serta penguatan etika dalam setiap aktivitas profesional dan kewirausahaan.
Peringatan hari besar keagamaan ini momentum penting untuk tidak sekadar mengingat aspek sejarah, melainkan juga menginternalisasikan akhlak mulia Rasulullah SAW—khususnya prinsip kejujuran (siddiq), keterpercayaan (amanah), keterbukaan (tabligh), dan kecerdasan (fathanah)—ke dalam tata kelola bisnis serta pelayanan publik.
Meneladani Akhlak Mulia dalam Praktik Bisnis dan Profesionalisme
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai uswatun hasanah (suri teladan yang baik) sebagaimana termaktub dalam QS. Al-Ahzab: 21, Direktorat Bisnis UPI menekankan pentingnya menerapkan nilai-nilai kesederhanaan, kebaikan, dan integritas dalam tindakan sehari-hari.
Prinsip-prinsip tersebut menjadi pijakan utama bagi Direktorat Bisnis UPI dalam membangun lingkungan usaha kampus yang transparan, akuntabel, dan berdaya saing tinggi, serta memberikan kemanfaatan yang inklusif bagi seluruh warga universitas maupun masyarakat luas.
Komitmen Pelayanan dan Kolaborasi Berkelanjutan
Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini, Direktorat Bisnis UPI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat ruang inovasi kewirausahaan, dan menjalin sinergi kemitraan yang berlandaskan etika serta nilai-nilai kebaikan.
Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H.
Mari meneladani akhlak Rasulullah SAW dengan menebar kebaikan, kesederhanaan, dan integritas dalam karya harian kita.
