BANDUNG — Peringatan Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia (World Suicide Prevention Day) yang diperingati setiap tanggal 10 September menjadi momentum reflektif bagi lingkungan akademis untuk memperkuat kepedulian, empati, serta solidaritas sosial antar sesama civitas akademika.
Direktorat Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mendukung penuh semangat peringatan ini sebagai bagian dari komitmen bersama dalam membangun atmosfer kampus yang aman, inklusif, dan saling mendukung kesehatan mental seluruh warganya.
Merawat Kesehatan Mental dalam Ekosistem Akademis
Kesehatan mental merupakan salah satu fondasi utama dalam menciptakan produktivitas, kreativitas, serta kesejahteraan masyarakat akademis. Peringatan ini menegaskan pentingnya membangun kepekaan sosial, menurunkan stigma terhadap isu-isu kesehatan mental, serta menciptakan iklim lingkungan yang saling mendengarkan dan merangkul.
Sebagai unit kerja di lingkungan universitas, Direktorat Bisnis UPI menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian. Dukungan terhadap kesadaran kesehatan mental diyakini akan memperkokoh karakter civitas akademika dalam mewujudkan kehidupan kampus yang harmonis, tangguh, dan beradab.
Meneguhkan Kepedulian dan Harapan Bersama
Melalui momentum Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia 2026, Direktorat Bisnis UPI mengajak seluruh masyarakat kampus untuk senantiasa menyebarkan semangat positif, memperluas jangkauan empati, serta saling menjaga dalam setiap dinamika kehidupan akademik dan profesional.
