Bandung — Direktorat Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar Rapat Koordinasi Pengelolaan Hotel Bumi Siliwangi pada Rabu (28/1/2026) di Hotel Bumi Siliwangi. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan efektivitas operasional, serta mengoptimalkan kontribusi unit usaha terhadap kemandirian institusi.
Rapat ini dihadiri oleh PT Berkah Dwi Sentosa selaku mitra pengelola, Kepala Divisi Infrastruktur dan Keamanan Teknologi, para Kepala Divisi di lingkungan Direktorat Bisnis, Kepala Bagian Pemeliharaan dan Utilitas, serta staf Direktorat Bisnis UPI.
Dalam forum koordinatif tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas secara komprehensif, meliputi evaluasi kinerja operasional, penataan sistem pengelolaan fasilitas, penguatan aspek keamanan dan teknologi informasi, serta peningkatan standar layanan perhotelan. Pembahasan juga menitikberatkan pada penyelarasan tata kelola bisnis dengan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan efisiensi yang menjadi fondasi pengelolaan unit usaha di lingkungan perguruan tinggi negeri.
Direktur Direktorat Bisnis UPI menegaskan bahwa Hotel Bumi Siliwangi memiliki posisi strategis sebagai salah satu aset produktif universitas yang tidak hanya berfungsi sebagai sumber pendapatan, tetapi juga sebagai etalase profesionalisme institusi. Oleh karena itu, pengelolaannya harus adaptif terhadap dinamika industri hospitality, berbasis pada standar mutu layanan, serta didukung sistem manajemen yang terintegrasi.
Selain aspek operasional, rapat turut membahas penguatan koordinasi lintas divisi guna memastikan keberlanjutan pengembangan hotel, termasuk pemeliharaan sarana-prasarana, optimalisasi pemanfaatan ruang, serta pemetaan peluang pengembangan layanan. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing hotel di tengah persaingan industri perhotelan yang semakin kompetitif.
Melalui rapat koordinasi ini, Direktorat Bisnis UPI menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan berkelanjutan dalam pengelolaan aset universitas. Konsolidasi yang dilakukan menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mendorong kinerja unit usaha yang profesional, berdaya saing, serta memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan kapasitas finansial dan reputasi institusi.
